Imigrasi Seragamkan 254 Titik Layanan, Kini Bernama Beranda Imigrasi

oleh -160 Dilihat

Keterangan Foto: Direktorat Jenderal Imigrasi menetapkan Beranda Imigrasi sebagai nama tunggal bagi 254 titik pelayanan keimigrasian di luar Kantor Imigrasi di seluruh Indonesia.

Jakarta, infosumut.co – Direktorat Jenderal Imigrasi melakukan penyeragaman identitas 254 titik pelayanan keimigrasian di seluruh Indonesia dengan menetapkan nama Beranda Imigrasi. Kebijakan ini bertujuan mempermudah masyarakat mengenali dan menemukan lokasi layanan imigrasi di luar gedung kantor imigrasi.

Penetapan nama tunggal tersebut mencakup berbagai jenis layanan, mulai dari Mal Pelayanan Publik (MPP), Unit Layanan Paspor (ULP), Immigration Lounge hingga Unit Kerja Kantor Imigrasi (UKK).

Dari total 254 titik layanan, sebanyak 156 berada di Mal Pelayanan Publik, 33 Unit Layanan Paspor, 20 Immigration Lounge, 16 LTSP/LTSA, 15 Unit Kerja Kantor Imigrasi, 13 Ultima I’m SeZ, dan satu Immigration Corner.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan upaya menyederhanakan berbagai istilah dan singkatan yang selama ini digunakan untuk menyebut lokasi pelayanan keimigrasian di luar kantor imigrasi.

Menurutnya, penggunaan satu nama akan membuat masyarakat lebih mudah mengenali tempat pelayanan tanpa harus memahami beragam istilah seperti ULP, UKK maupun Immigration Lounge.

“Dengan menghadirkan nama tunggal Beranda Imigrasi, kami ingin masyarakat dari berbagai kalangan dapat langsung mengenali tempat pelayanan imigrasi dengan mudah di mana pun mereka berada,” ujar Hendarsam dalam keterangan resminya, Rabu (28/10/2026).

Penyeragaman tersebut juga berlaku pada pencantuman nama lokasi di Google Maps dan aplikasi M-Paspor. Masyarakat dapat menemukan titik pelayanan dengan mengetikkan kata kunci Beranda Imigrasi diikuti nama wilayah atau lokasi.

Sebagai contoh, lokasi yang sebelumnya dikenal sebagai Immigration Lounge Senayan City Mall kini berubah menjadi Beranda Imigrasi Senayan City Mall.

Hendarsam mengatakan, nama Beranda Imigrasi dipilih dengan filosofi sebagai tempat pertemuan pertama yang memberikan kesan hangat, ramah, dan terbuka bagi masyarakat sebelum memulai perjalanan menuju tempat baru.

Melalui konsep tersebut, Imigrasi ingin menghadirkan pelayanan yang lebih bersahabat, mudah dijangkau, dan tidak terkesan kaku, namun tetap mengedepankan ketertiban administrasi serta profesionalisme.

Kehadiran Beranda Imigrasi di pusat perbelanjaan, kampus, dan kawasan pelayanan terpadu diharapkan semakin mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat.

“Dengan mengusung semangat pelayanan yang dekat, hangat, dan ramah, Beranda Imigrasi siap menjadi sahabat masyarakat dalam mempersiapkan dokumen perjalanan menuju berbagai penjuru dunia,” pungkas Hendarsam. (red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *