“Opini Jurnalistik”
Anugerah Jurnalistik Kominfo 2024.
Era digital telah membawa berbagai kemudahan bagi kehidupan kita, tetapi sayangnya, juga menimbulkan banyak ancaman. Salah satu yang paling meresahkan adalah perkembangan judi online. Meskipun pemerintah telah menerapkan regulasi, akses ke situs-situs ini tetap tidak terbendung.
Apa yang membuat judi online begitu berbahaya? Pertama, kemudahannya. Dengan hanya memiliki smartphone dan koneksi internet, siapa pun bisa mengakses situs-situs judi kapan saja, di mana saja. Hal ini memudahkan orang untuk terjebak, terutama mereka yang masih muda atau rentan terhadap ketergantungan.
Kedua, dampaknya jauh lebih besar daripada yang kita bayangkan. Judi online tak hanya mengancam stabilitas ekonomi individu, tetapi juga kestabilan sosial masyarakat. Banyak kasus keluarga hancur akibat kecanduan judi. Belum lagi kerugian finansial yang ditimbulkan, terutama bagi mereka yang nekat mengambil utang demi berjudi.
Lalu, di mana peran negara dalam hal ini? Jelas, pemerintah perlu memperkuat regulasi dan penegakan hukum untuk memblokir akses ke situs-situs tersebut. Namun, tak hanya itu. Edukasi yang masif juga sangat diperlukan. Masyarakat harus paham bahwa judi online bukanlah cara cepat untuk meraih kekayaan, melainkan jalan cepat menuju kehancuran.
Para jurnalis juga harus berperan aktif dalam memberikan informasi yang benar kepada publik. Media memiliki kekuatan besar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan menekan pemerintah untuk bertindak lebih tegas.
Saat ini, sudah saatnya kita semua bersatu untuk menghentikan laju perjudian online sebelum semakin banyak korban yang jatuh. (Sukriadi Tanjung)








