
Sibolga (LN) – 3 Tahun pakum dilanda Pandemi, pencinta olah raga Kota Sibolga kembali bergairah dengan Lomba memperebutkan Hadiah pantastik dengan jumlah Puluhan juta Rupiah yang di kemas dalam Laga Sepak Bola Turnamen JP Cup I Mini Soccer 2022.
Sekretaris panitia Turnamen Dedi Aron Silitonga menyebut digelarnya Event JP Cup I Mini Soccer 2022 ini bertujuan untuk menyemarakkan Hari jadi Negara Republik Indonesia yang Ke-77. Turnamen ini juga bertujuan membangkitkan kembali gairah olahraga kususnya di masyarakat Kota Sibolga.
“Harapan kami semoga dari kegiatan Turnamen ini bisa mengembalikan rasa cinta Olahraga bagi anak -anak muda maupun yang tua,” Pungkasnya.
Lanjutnya dirinya menjelaskan, Turnamen Mini Soccer yang mana sepak bolanya kita modifikasi (diperkecil) seperti ukuran luas lapangan juga diperkecil dan jumlah pemain yang biasa 11 orang dikurangi menjadi 6 orang. adapun lapangan turnamen tempat kegiatan yang akan kita laksanakan tepatnya di Kelurahan Aek Manis, di Gg, Nace, Kecamatan Sibolga Selatan.
“Kami berinisiatif membuat even ini. Kebetulan kami juga mantan pemain sepak bola dan cukup berkompeten untuk membuat Turnamen Mini Soccer ini,” kata Dedi dalam keterangan pers, bersama Ketua Panitia, Kasman Simanjuntak; Koordinator Pertandingan, Safriwan Sinaga; Koordinator Kesehatan, Indra Harianto; dan Koordinator Wasit, Anwar Tanjung; Sabtu (16/7/2022).
Standard pertandingan mirip dengan sepak bola konvensional, hanya saja di mini soccer ini jumlah pemain 6 lawan 6 dan tidak ada offside, serta menggunakan sepatu kets.
Dijelaskan, Turnamen Mini Soccer JP Cup I ini selain menyemarakkan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77, juga untuk menggairahkan olahraga setelah masa pandemi Covid-19. “Kegiatan kita ini juga mendukung visi misi Sibolga Sehat, Pintar, dan Makmur,” kata Dedi.
Ketua panitia, Kasman Simanjuntak, berharap Turnamen Mini Soccer JP Cup I ini berjalan baik dan lancar. Para manajer dan pemain menjunjung tinggi sportivitas pertandingan, karena para pemain terbaik nantinya akan direkrut menjadi satu tim dan dibina.
“Jika turnamen ini sukses, kita akan melanjutkan dengan turnamen kategori usia (SMP dan SMA). Para pemain berbakatnya akan kita rekrut untuk dibina dan dipersiapkan mengikuti kejuaraan-kejuaraan, seperti Piala Suratin atau even lainnya,” katanya.
Berdasar data yang masuk ke panitia, tercatat 58 klub akan bertanding, 48 kategori umum, dan 10 lainnya kategori old crack atau kelompok usia di atas 36 tahun.
Adalah Muara Pinang FC, Twins FC, Tiger FC, Kopites, Soccerfield, Persibnal, Dragon FC, Le’fams, AMD FC, Kampak FC, Kaje-kaje FC, AR Sports, Rembang FC, Brewok FC, Santika FC, Pelintas FC, PB Sporting dan 1950 FC.
Selanjutnya, Mela Soccer, Persija jago jago FC, HRN Squad FC, Baringin FC, Arans FC Fc. ADKW2, Pandan Family FC, Sea King City, PS Ambarawa, Gerigis Putra, Reman FC, Squad Limit FC, MTS Junior, dan Persigopo FC.
Kemudian, Muara Family FC, Lautan Mas, PO Kita-Kita, Repas FC, Neto FC, AT-TIJARAH, Sultan Mudo FC, Damai Primavera, Xthreelion FC, Bocah Pantai FC, 69 FC, Yamco FC, Kandung Barasok, Pamuge FC, Strongest FC dan Warsawa FC.
Sedangkan 10 tim kategori Old Crack, yakni Pemkab Tapteng Old Crack, Old Crack Sibolga, Jago Tua Sibolga, Pandan All Star, Pandan Family, Legend Masliha FC, Persija Legend FC, MTS Legend, Damai Old Crack dan Yamco.(ril)










