MUSWIL I IKA UT MEDAN DI TAPTENG, SYARFI HUTAURUK TEGASKAN PENTINGNYA KADERISASI DAN TAAT AD/ART

oleh -52 views

Keterangan Foto: Ketua IKA UT Medan periode 2021-2026 H.M. Syarfi Hutauruk memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah (Muswil) I IKA UT Medan di Aula Hotel Matahari Mangga Dua, Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (16/5/2026). Muswil dihadiri pengurus wilayah dan cabang IKA UT se-Sumatera Utara.

PANDAN (TopikSumut.id) – Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) Medan, Provinsi Sumatera Utara, menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) I di Aula Hotel Matahari Mangga Dua, Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Jumat (15/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti seluruh pengurus wilayah dan cabang IKA UT se-Sumatera Utara serta dihadiri secara daring oleh Direktur UT Medan, Yasir Riady.

Ketua Panitia Muswil IKA UT Medan, Siti Zubaidah Siregar S.Pd, MM, mengatakan seluruh cabang IKA UT di Sumatera Utara hadir langsung dalam pelaksanaan musyawarah wilayah perdana tersebut.

Menurutnya, selain pengurus wilayah Medan, hadir pula pengurus cabang dari Langkat, Deliserdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Kabupaten Nias, Kota Gunungsitoli, Kota Sibolga hingga Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Muswil ini dilaksanakan untuk menyusun program kerja organisasi sekaligus memilih Ketua IKA UT Medan periode 2026-2031,” ujar Siti Zubaidah Siregar dalam laporannya.

Ia berharap pelaksanaan Muswil berjalan aman, tertib dan mampu melahirkan kepengurusan baru yang membawa semangat perubahan serta kemajuan bagi organisasi alumni Universitas Terbuka di Sumatera Utara.

Sementara itu, Ketua IKA UT Medan periode 2021-2026, H.M. Syarfi Hutauruk, menegaskan dirinya tidak lagi mencalonkan diri sebagai ketua untuk periode berikutnya.

Mantan Wali Kota Sibolga dua periode tersebut mengaku keputusan itu diambil karena kesibukannya saat ini sebagai Ketua Umum PP Persatuan Tarbiyah Islamiyah dan Dewan Pertimbangan MUI Pusat, serta karena dirinya kini menetap di Jakarta.

Selain itu, Syarfi juga ingin proses kaderisasi dan regenerasi dalam tubuh organisasi berjalan sehat dan demokratis.

“Pada Muswil ini, saya tidak akan melakukan intervensi ataupun merekomendasikan calon tertentu. Silakan peserta menentukan pilihan secara demokratis,” tegas Syarfi.

Ia mengungkapkan, keinginan untuk tidak lagi menjabat ketua sebenarnya telah disampaikan sejak tahun 2023. Namun saat itu pihak UT meminta dirinya tetap memimpin hingga terlaksananya Muswil sebagai forum demokrasi tertinggi organisasi.

“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa mengantarkan IKA UT sampai pada momentum Muswil pertama ini,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Syarfi juga menyampaikan berbagai capaian kepengurusan IKA UT Medan selama lima tahun terakhir, di antaranya peningkatan jumlah mahasiswa UT melalui kegiatan sosialisasi rutin dan pemberian beasiswa kepada 41 mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

“Tentu masih banyak capaian lainnya. Namun yang paling penting adalah bagaimana organisasi ini terus memberi manfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat,” katanya.

Syarfi juga menekankan pentingnya seluruh pengurus dan anggota tetap berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

“Jangan aturan yang sudah kita sepakati bersama justru tidak dijalankan. Organisasi akan berjalan baik jika semua taat terhadap AD/ART,” imbuhnya.

Ia berharap Muswil I IKA UT Medan dapat menghasilkan kepemimpinan baru yang amanah, berkualitas dan berintegritas demi kemajuan organisasi ke depan.
“Selamat bermusyawarah, semoga IKA UT Medan tetap jaya dan melahirkan kepengurusan terbaik,” pungkasnya.

Berdasarkan amatan di lokasi, rangkaian pembukaan Muswil berlangsung aman dan tertib. Di sela kegiatan, panitia juga menyerahkan bantuan kepada sejumlah pelajar di Tapanuli Tengah yang menjadi korban bencana banjir dan longsor pada November 2025 lalu.(Uki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *