PTAR Lakukan Water Sampling Berkala untuk Jaga Kualitas Air Sungai Batang Toru

oleh -556 views

Keterangan foto:Tim terpadu yang terdiri dari perwakilan masyarakat desa lingkar tambang, Dinas Lingkungan Hidup Tapanuli Selatan, dan PT Agincourt Resources (PTAR) melakukan pengambilan sampel air (water sampling) di Sungai Batang Toru, Desa Ronggang, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sabtu (14/3/2026).

Batang Toru (LN) – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, kembali melakukan pengambilan sampel air atau water sampling dari Sungai Batang Toru secara berkala di Desa Ronggang, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan ini melibatkan tim terpadu independen yang terdiri dari perwakilan masyarakat desa lingkar tambang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tapanuli Selatan, akademisi, serta pegiat lingkungan.

Supervisor Monitoring West Block PTAR, Dahlia Hasibuan, mengatakan proses pengambilan sampel air dilakukan sesuai prosedur untuk memastikan parameter kualitas air memenuhi baku mutu yang telah ditetapkan dalam Permen LHK Nomor 86 Tahun 2026 serta Kepmen LHK Nomor 202 Tahun 2004.

“Proses pengambilan sampel dilakukan secara terbuka bersama tim terpadu, mulai dari pengambilan di lapangan hingga pengiriman ke laboratorium dan pembukaan hasilnya,” ujar Dahlia.

Ia menjelaskan, sampel air diambil dari delapan titik pengamatan mulai dari hulu hingga hilir Sungai Batang Toru. Selanjutnya sampel tersebut akan dikirim ke Laboratorium Intertek di Jakarta yang telah terakreditasi untuk dilakukan pengujian kualitas air secara laboratorium.
Menurut Dahlia, kegiatan water sampling yang difasilitasi PTAR telah dilakukan secara rutin sejak tahun 2013. Selama itu pula, hasil pemantauan tidak menunjukkan adanya kondisi yang membahayakan lingkungan.

“Water sampling dilakukan secara berkala pada minggu ketiga setiap bulan, dan hasil pengujiannya diumumkan secara terbuka kepada publik setiap tiga bulan sekali,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup DLH Tapanuli Selatan, Herman S Siregar, mengatakan kehadiran pihaknya bersama tim terpadu bertujuan memastikan proses pengambilan sampel air berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk mengacu pada titik pemantauan AMDAL dan petunjuk teknis yang telah ditetapkan.

Herman menyebutkan, hingga saat ini belum ditemukan parameter kualitas air sisa proses pertambangan yang melebihi ambang batas baku mutu air, kecuali pada tingkat kekeruhan.

Namun menurutnya, kondisi kekeruhan air tersebut sudah terjadi sejak dari bagian hulu Sungai Batang Toru dan bukan disebabkan oleh aktivitas pertambangan.
“Secara alami dari hulunya memang sudah keruh dan melebihi ambang batas baku mutu. Jadi kekeruhan itu bukan berasal dari aktivitas tambang,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa banjir bandang yang terjadi pada November 2025 lalu sempat merusak sejumlah fasilitas milik PTAR, termasuk akses jalan menuju lokasi pengambilan sampel serta sistem pipanisasi pengaliran air sisa proses pertambangan ke Sungai Batang Toru.

Karena itu, pihaknya berharap PTAR dapat segera melakukan perbaikan dan normalisasi terhadap fasilitas yang terdampak agar proses pemantauan kualitas air dapat berjalan lebih optimal.
Hal senada disampaikan perwakilan masyarakat Desa Hapesong Baru, Ali Marhot Siregar. Ia mengaku masyarakat turut terlibat langsung dalam proses pengawasan pengambilan sampel air, mulai dari tahap pengambilan, pengiriman hingga pembukaan hasil uji laboratorium.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak dalam tim terpadu membuat proses pemantauan kualitas air berlangsung secara transparan dan independen.

“Selama kami terlibat langsung memantau, belum pernah ada kejadian yang janggal terkait pembuangan air sisa proses tambang di Sungai Batang Toru,” katanya.

Ali menilai, anggapan yang menyebut aktivitas tambang sebagai penyebab utama pencemaran sungai tidak sepenuhnya tepat, karena masyarakat sendiri turut menyaksikan langsung proses pemantauan kualitas air tersebut.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *