Kemenag Sibolga Serahkan Santunan Belasungkawa kepada Keluarga Korban Longsor dan Banjir Bandang

oleh -247 views

Keterangan Foto:Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga, Muhammad Rosyadi Lubis, S.HI., menyerahkan santunan belasungkawa kepada perwakilan keluarga korban bencana tanah longsor dan banjir bandang di Aula Kantor Kemenag Kota Sibolga, Jumat (12/11/2025).

Sibolga, Sumatera Utara – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sibolga menyerahkan santunan belasungkawa kepada keluarga korban bencana tanah longsor dan banjir bandang yang melanda wilayah Kota Sibolga. Santunan tersebut berasal dari Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara dan diberikan kepada keluarga ASN guru, guru honorer, serta seorang siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Sibolga.

Penyerahan santunan berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga, Jumat (12/11/2025). Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh haru, dihadiri jajaran pegawai Kemenag serta keluarga korban yang terdampak langsung musibah.

Santunan diberikan kepada tiga ahli waris, yakni keluarga almarhum Ahmad Syukri, guru honorer MIN 2 Sibolga; keluarga almarhum Santun Manullang, Guru Agama Kristen SD Negeri 081332 Sibolga yang berstatus aparatur sipil negara (ASN); serta keluarga almarhumah Nazzla Khaira Hutabarat, siswi MTsN Sibolga.

Untuk ahli waris ASN dan keluarga guru honorer Kementerian Agama Kota Sibolga, masing-masing menerima santunan sebesar Rp5 juta. Sementara itu, santunan sebesar Rp2,5 juta diserahkan kepada keluarga siswi MTsN Sibolga. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus menjadi bentuk kehadiran negara di tengah duka yang dialami masyarakat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga, Muhammad Rosyadi Lubis, S.HI., dalam sambutannya menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang merenggut nyawa para korban. Ia menegaskan bahwa santunan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas Kementerian Agama kepada keluarga besar pendidikan keagamaan yang terdampak bencana.

“Musibah ini adalah cobaan berat. Kementerian Agama hadir untuk berbagi duka dan memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga santunan ini dapat sedikit meringankan beban serta menguatkan keluarga dalam menghadapi masa sulit,” ujar Rosyadi.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk para korban agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *