PTAR Kembali Gelar Operasi Katarak Gratis 2025, Targetkan 1.400 Mata di Sumatra Utara

oleh -684 views

Keterangan Foto: Tenaga medis tengah melakukan tindakan operasi katarak pada warga Batang Toru dalam program “Buka Mata Lihat Indahnya Dunia” PTAR 2025. (L.News)

Tapanuli Selatan (LN) — PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesehatan masyarakat melalui program Operasi Katarak Gratis bertajuk “Buka Mata Lihat Indahnya Dunia” untuk tahun 2025. Program yang telah berjalan sejak 2011 ini kembali menjadi harapan bagi warga yang selama ini hidup dalam keterbatasan penglihatan.

Dibuka di Batang Toru, 357 Mata Telah Dioperasi
Rangkaian perdana Operasi Katarak 2025 digelar di Rumah Sakit Bhayangkara Batang Toru, Tapanuli Selatan, pada 26–28 September 2025. Tahun ini, PTAR menargetkan 1.400 mata untuk dioperasi di lima wilayah Sumatra Utara.

Hingga 28 September tercatat 357 mata katarak berhasil dioperasi, sebagian besar berasal dari masyarakat di wilayah lingkar tambang seperti Batang Toru dan Muara Batang Toru.

General Manager Operations & Deputy Director Operations PTAR, Rahmat Lubis, menyebutkan bahwa program ini menjadi bagian dari misi keberlanjutan perusahaan dalam memperluas akses layanan kesehatan yang selama ini sulit dijangkau warga.

“Kami ingin mengembalikan harapan, produktivitas, dan kualitas hidup masyarakat. Satu operasi mungkin hanya berlangsung 10 menit, tetapi dampaknya bisa mengubah hidup seseorang selamanya,” ujar Rahmat.

Kepala Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan, dr. Sri Khairunnisa, mengapresiasi konsistensi PTAR.

“Bukan hanya kegiatan simbolis, tetapi program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat hingga ke pelosok,” ucapnya.

Jadwal Lanjutan Operasi Katarak PTAR 2025
Batang Toru (lanjutan) 3–5 Oktober 2025
RSUD Pandan 17–19 Oktober 2025
RSUD Sipirok 24–26 Oktober 2025
RS Mata Siantar 21–23 November 2025
RS Mata Mencirim 77 Medan (Penutupan) 29–30 November 2025

Program ini diselenggarakan melalui sinergi PTAR dengan RS Bhayangkara Batang Toru, RSUD Pandan, RSUD Sipirok, RS Mata Siantar, RS Mata Mencirim 77 Medan, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Selatan.

Endang Siregar (49), warga Kelurahan Perkebunan Batang Toru, menjadi salah satu penerima manfaat. Selama hampir satu tahun ia mengalami gangguan penglihatan hingga tak lagi bisa bekerja.

“Begitu perban dibuka, saya langsung menangis. Dunia kembali terang. Saya ingin bisa jualan lagi, lihat cucu saya jelas,” tuturnya haru.

Sejak pertama kali dilaksanakan pada 2011 hingga 2024, program Operasi Katarak Gratis PTAR telah membebaskan 12.173 mata katarak pada 10.684 orang.

Bagi PTAR, keberhasilan membuka kembali mata masyarakat bukan sekadar program CSR, tetapi bagian dari komitmen terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

PTAR tidak hanya menambang emas dari perut bumi, tetapi juga mengembalikan cahaya bagi mata-mata yang sempat meredup.(uki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *