Martabe Run 2025 Disambut Antusias, 3.000 Peserta Ramaikan Ajang Lari di Batang Toru

oleh -492 views
Keterangan Foto : Sebanyak 3.000 peserta mengikuti ajang lari Martabe Run 2025 yang dihelat PT Agincourt Resources di Batang Toru, Tapanuli Selatan, Minggu (27/7/2025).

Batang Toru (LN) – Sekitar 3.000 peserta dari berbagai kalangan memadati kawasan Batang Toru, Tapanuli Selatan, pada Minggu (27/7/2025) pagi untuk mengikuti Martabe Run 2025, ajang lari tahunan yang diselenggarakan PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe.

Ajang ini digelar sebagai bagian dari perayaan 13 tahun penuangan emas pertama pada 24 Juli 2012 lalu. Tapi lebih dari itu, Martabe Run juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat hidup sehat, membangun sportivitas, serta mencetak generasi atlet lokal berprestasi.

Tiga kategori lomba disediakan bagi peserta: 2,5K, 5K, dan 10K, yang melibatkan pelajar, komunitas olahraga, masyarakat umum, pegawai PTAR, hingga mitra kontraktor tambang.

General Manager Operations & Deputy Director Operations PTAR, Rahmat Lubis, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga bagian dari upaya PTAR dalam membangun masyarakat sehat dan aktif secara berkelanjutan.

“Kami ingin merayakan pencapaian 13 tahun ini lewat kegiatan yang sehat, menyenangkan, dan terbuka bagi siapa saja. Martabe Run mencerminkan semangat kolaboratif kami, juga jadi ruang regenerasi atlet berbakat dari Tapanuli Selatan,” kata Rahmat dalam sambutannya.

Menurutnya, perusahaan tak hanya fokus pada aspek produksi tambang, tetapi juga berkomitmen terhadap pertumbuhan sosial-ekonomi, pelestarian lingkungan, dan pengembangan sumber daya manusia lokal.

Melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), PTAR membina generasi muda di berbagai bidang, termasuk olahraga dan kepemudaan. Salah satu upayanya adalah melalui Club Jaya Atletik Batang Toru, yang telah melahirkan atlet-atlet andalan di kancah regional maupun nasional.

Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Jupiter Andika Putra, atlet lari lintas alam yang sukses meraih medali emas kategori Klasik Junior 12K pada ajang bergengsi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatra Utara 2024.

Di ajang Martabe Run 2025, perhatian publik tertuju pada sosok Victorius Mendrofa, pelari muda asal Desa Wek 3, Batang Toru, yang berhasil meraih Juara I kategori 10K dengan catatan waktu 35 menit 25 detik.

“Martabe Run ini seru dan membanggakan. Terima kasih kepada PTAR yang sudah membina saya sejak awal. Dukungan ini sangat besar pengaruhnya bagi saya untuk bisa meraih prestasi,” kata Victorius yang sebelumnya juga meraih juara di Jogja Marathon 2025.

Prestasi Victorius menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan atlet lokal yang dilakukan PTAR selama bertahun-tahun.

Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, yang hadir langsung dalam kegiatan ini menyampaikan apresiasi tinggi atas peran PTAR dalam membangun kesadaran hidup sehat di tengah masyarakat.”Kegiatan seperti Martabe Run ini sangat penting untuk anak-anak kita. Mereka bisa menyalurkan energi secara positif, bukan terjerumus pada hal-hal negatif seperti narkoba dan judi online,” tegas Gus Irawan.

Ia juga menyebut kehadiran PTAR bukan hanya dalam pembangunan fisik, tapi juga dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program-program seperti beasiswa Martabe Prestasi, Dokter Spesialis Masuk Desa, dan operasi katarak gratis.“Setiap bulan PTAR turun ke desa-desa memberikan layanan kesehatan gratis. Ini bentuk kepedulian yang luar biasa,” ucapnya.

Martabe Run 2025 sukses digelar berkat kolaborasi antara PTAR, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, serta para mitra perusahaan seperti:

  • PT Macmahon Mining Services

  • PT Supra Bakti Mandiri

  • PT G4S Security Services

  • PT Anggun Permai Tekindo

  • PT Sangati Soerya Sejahtera

  • PT Indodrill Indonesia

  • PT Gobel Dharma Sarana Karya

  • PT Promincon Indonesia

  • PT Trans Continent

Komitmen terhadap keberlanjutan menjadi bagian tak terpisahkan dari PTAR, tidak hanya melalui pelestarian lingkungan dan teknologi tambang, tapi juga lewat investasi sosial di bidang pendidikan, kesehatan, dan olahraga.

“Kami percaya bahwa pertambangan berkelanjutan tidak hanya soal mineral, tetapi juga tentang manusia. Dan Martabe Run adalah salah satu cara kami memperkuat relasi sosial yang sehat, produktif, dan menginspirasi,” tutup Rahmat Lubis.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *