Agincourt Resources Gerakkan Aksi Ecobrick dari Hati: 10.000 Botol untuk Bumi Batang Toru

oleh -298 views

Foto 1: GMO & Deputy Director Operations PT Agincourt Resources Rahmat Lubis (empat dari kanan) bersama Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan (berbatik, tengah) membuka Workshop Kreatif Kelola Lingkungan, didampingi Pendiri Greeneration Indonesia & Waste4Change sekaligus Tenaga Ahli Menteri LHK Mohamad Bijaksana Junerosano (empat dari kiri), serta jajaran PTAR dan Pemkab Tapsel.

Batang Toru, 3 Juli 2025 (LN) – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, resmi meluncurkan program lingkungan bertajuk “Aksi Bikin Ecobrick dari Hati untuk Bumi” di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.

Foto 2: Senior Manager EHS PTAR Hari Ananto (tengah), Danramil 01/Batang Toru Kapten Inf H. Sirait (kanan), dan Kadis Lingkungan Hidup Tapsel Ongku Muda Atas Sormin (kiri) berfoto di depan ecobrick bertuliskan “PTAR” usai peluncuran program di Batang Toru (2/7/2025).

Program ini menargetkan pengumpulan dan pengolahan 10.000 botol plastik menjadi ecobrick, sebagai upaya konkret mendorong kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 yang mengangkat tema global “Beat Plastic Pollution.”

“Inisiatif ini adalah bagian dari komitmen keberlanjutan PTAR. Lewat program ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk lebih peduli dan berperan aktif dalam menjaga lingkungan melalui aksi nyata,” ujar General Manager Operations & Deputy Director Operations PTAR, Rahmat Lubis, usai peluncuran program, Rabu (2/7/2025).

Libatkan Bank Sampah & Sekolah Adiwiyata
Program ini melibatkan empat bank sampah binaan PTAR—Gocap, Satahi, Naposo Hamubaon, dan Rap Hita Paias—yang akan menjalani pelatihan intensif selama 6–8 bulan bersama Waste4Change dan Bank Sampah Yamantab untuk memproduksi ecobrick secara mandiri.

Sebagai kelanjutan, PTAR menggelar Workshop Kreatif Kelola Lingkungan di Sopo Daganak, Batang Toru (3/7), yang diikuti oleh perwakilan sekolah Adiwiyata, komunitas lingkungan, serta mitra bank sampah binaan.

Dorong Prinsip “Living in Harmony” Rahmat menekankan bahwa seluruh upaya ini adalah bagian dari tema besar PTAR, yaitu “Living in Harmony”, yang menyeimbangkan kinerja operasional perusahaan dengan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami juga mendukung target nasional pengurangan 50% sampah pada 2025 dan pengelolaan 100% sampah pada 2029,” tegasnya.

Sejak beroperasi pada 2011, PTAR telah menjalankan berbagai program pelestarian lingkungan, termasuk membangun Waste Sortation Facility (WSF) untuk memilah dan mengolah sampah domestik. Antara Juni 2024 hingga Mei 2025, 71% dari total sampah yang masuk ke WSF berhasil didaur ulang atau dijual kembali.

WSF ini juga memproduksi berbagai produk bernilai ekonomi seperti Eco Enzyme, maggot, kompos, hingga furnitur.

Sebagai bentuk konsistensi, sejak dua tahun lalu PTAR juga melarang penggunaan botol plastik sekali pakai di area kerja, menggantinya dengan botol isi ulang bagi seluruh karyawan dan kontraktor.

Tebar 1.000 Ikan dan Tanam 500 Bibit Pohon
Selain program ecobrick, PTAR juga menebar 1.000 bibit ikan jurung di lubuk larangan Sungai Garoga dan menanam 500 bibit pohon yang terdiri dari pohon aren, durian, alpukat, matoa, jengkol, hingga manggis.

Desa Garoga dipilih sebagai lokasi utama kegiatan karena prestasinya sebagai Juara I Lomba Desa Ramah Lingkungan PTAR 2024, berkat inisiatif lokal seperti bank sampah, budidaya tanaman obat keluarga, dan konservasi sungai.

Dukung dari Pemerintah Daerah Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan, menyambut baik inisiatif PTAR. Ia menilai aksi ini sebagai bentuk nyata kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

“Ini bukan hanya soal mengurangi sampah plastik, tapi juga investasi jangka panjang untuk masa depan anak cucu kita,” ujar Gus.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *