
Sibolga (LN)- Pendidikan Bela Negara yang diselenggarakan Sekolah Tinggi Perikanan Sibolga (STPS) di Komplek Oswald Siahaan TNI Angkatan Laut Sibolga menjadi pengalaman berharga bagi para peserta. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat rasa cinta tanah air, tetapi juga membentuk disiplin dan manajemen waktu di kalangan mahasiswa.
Seorang peserta, Arif Damai Waruwu, mengungkapkan perubahan positif yang dirasakannya setelah mengikuti pendidikan selama beberapa hari tersebut. Baginya, pengalaman ini memberikan motivasi besar dalam mengelola waktu dan meninggalkan kebiasaan buruk yang selama ini dijalani.
“Kami sangat senang sekali, dari awal hingga akhir pendidikan bela negara ini. Kami semakin disiplin, bisa mengatur waktu, dan mendapatkan banyak motivasi dari para pelatih di Lanal Sibolga,” ujar Arif saat ditemui usai upacara penutupan di Komplek Oswald Siahaan, TNI AL Sibolga, Jalan Sibolga-Tarutung, Rabu (26/2/2025).
Sebelum mengikuti pendidikan bela negara, Arif mengaku lebih banyak menghabiskan waktu dengan bermain HP tanpa kontrol. Namun, materi dan pelatihan yang diterima selama kegiatan membuatnya mampu beralih ke aktivitas yang lebih bermanfaat.
“Biasanya saya main HP terus, sekarang saya sudah bisa mengontrol diri dengan kegiatan yang lebih positif, seperti olahraga,” ucapnya.
Dirinya juga menyebut, pendidikan Bela Negara itu tidak hanya menitikberatkan pada aspek fisik, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan dan jiwa korsa. Para peserta diajarkan pentingnya kerjasama, rasa saling menghargai, serta semangat pantang menyerah dalam menghadapi tantangan.
Arif pun mewakili seluruh peserta menyampaikan apresiasi kepada TNI AL, khususnya Lanal Sibolga, yang telah memberikan kesempatan untuk mengikuti pendidikan ini.
“Yang pasti terima kasih kepada pihak TNI AL yang telah memberikan kesempatan bagi kami untuk pelajaran bela negara ini,” katanya.(red)









