
Keterangan Foto : PLN Nusantara Power UP Pandan ULPLTA Sipansihaporas Ikut Serta Dalam Penanaman Pohon Serentak Seluruh Pemegang PPKH di Indonesia.

Tapteng (LN) – PLN Nusantara Power UP Pandan ULPLTA Sipansihaporas ikut serta dalam penanaman pohon serentak seluruh pemegang PPKH di Indonesia bersama Dinas Kehutanan dari Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah XI Pandan, Tapanuli Tengah turut serta menyukseskan kagiatan penanaman pohon serentak.

Kegiatan tersebut menindak lanjuti arahan Menteri Kehutandan dan Surat dari Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan PLN Nusantara Power UP Pandan ULPLTA Sipansihaporas sebagai salah satu pemengang IPPKH turut serta dalam rangka Penanaman Pohon Serentak yang dilaksanakan di seluruh pemengang PPKH di Indonesia.
Manager ULPLTA Sipansihaporas Zainal Arifin meyampaikan, Aksi tanam pohon yang diprakarsai oleh Kementerian Kehutanan ini juga melibatkan kelompok tani dan masyarakat sekitar guna kembali semangat menjaga lingkungan dan kelestarian hutan.
“ Aksi tanam pohon serentak ini, sejalan dengan mandat pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan, air, dan energy dan dimana pelaksanaan penanaman pohon dilakukan di Lokasi Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) ULPLTA Sipansihaporas dengan sebanyak 100 batang pohon macadamia,” ujarnya.usai melaksankankan penanaman Pohon Macadamia, selasa (14/01/2025).
Menekankan pentingnya rehabilitasi DAS, Asman Business Support Khoirul Harahap menjelaskan, bahwa program tersebut menjadi upaya untuk memulihkan, mempertahankan, dan meningkatkan fungsi DAS sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri LHK tentang Penanaman Dalam Rangka Rehabilitasi Aliran Sungai, serta merupakan pelengkap persyaratan perizinan pembangunan fasilitas ketenagalistrikan di kawasan hutan.
Selain mendukung Astacita ke-2 Presiden dan Wakil Presiden yang merupakan bagian dari upaya swasembada, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk rehabilitasi hutan dan lahan secara masif seluas 12,7 juta hektare hutan dan lahan yang terdegradasi.
“Penanaman ini merupakan wujud nyata kontribusi merawat bumi untuk generasi ke depan. Jadi mari kita bersama-sama berkontribusi, menjaga kelestarian hutan dan berpartisipasi memulihkan kualitas hutan dengan tercapainya fungsi hutan,” tutup Khoirul. (red/02)










