
Sibolga – Kapolres Sibolga, AKBP Taryono Raharja, melaksanakan doa bersama lintas agama, Forkopimda, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda, di lapangan Simaremare, Kelurahan Simaremare, Kecamatan Sibolga, Utara, Kota Sibolga, Kamis (6/10/2022).
“Kegiatan doa bersama lintas agama ini dalam rangka aksi solidaritas atas terjadinya tragedi stadion Kanjuruhan Malang pada tanggal 1 Oktober 2022 selepas pertandingan Arema vs Persebaya yang menyebabkan lebih dari 100 (seratus) orang meninggal dunia,” kata Taryono Raharja.
Ikrar tersebut berbunyia, menjunjung tinggi sportifitas olah raga dan mengutamakan fair play dalam setiap pertandingan. Taat dan tunduk pada statuta FIFA dan peraturan perundang-undangan yang berlaku guna menjamin keamanan dan ketertiban pertandingan
Fans club supporter adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam agenda memajukan prestasi sepak bola sehingga berkewajiban menjaga iklim kompetensi yang kondusif.
Ikut serta secara aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta tidak melakukan aksi anarkhis apapun hasil pertandingan yang ada. Fans club supporter akan menampilkan aksi yang inspiratif dan memotovasi serta menghindari aksi yang bersifat provokatif.
Dalam doa bersama lintas agama Kota Sibolga ini untuk para korban selepas pertandingan Arema vs Surabaya yang memakan korban lebih dari 100 (seratus) orang.
Pembacaan doa dipandu oleh Tokoh Agama Islam, Ustadz Suwanto, Tokoh Agama Katolik, Pastor Bastian, Tokoh Agama Budha, Romo Satino, dan Tokoh Agama Kristen, Pdt. James Pasaribu.










