KAPOLRES SIBOLGA PIMPIN LAT PRA OPS OPERASI KEPOLISIAN TERPUSAT AMAN NUSA II TOBA 2022

oleh -903 views

KAPOLRES SIBOLGA PIMPIN LAT PRA OPS OPERASI KEPOLISIAN TERPUSAT AMAN NUSA II TOBA 2022.

Sibolga (LN) – Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja,SH,SIK memimpin Lat Pra Ops Operasi Kepolisian Terpadu Aman Nusa II Toba 2022 tentang Penanganan Penyakit Mulut da Kuku,hari Kamis 28/7/2022,pukul 14.00 wib di aula Wira Pratama Polres Sibolga.
Turut serta dalam giat tsb
– Waka Polres Sibolga AKBP R. SIHOMBING, SH
– Kabag Ren Kompol K. Nababan, SH
– Kabag SDM Kompol Chobli, SH, M.Pd
– Kabag Ops AKP Asmon Bufitra, SH, MH
– Kasat Lantas AKP Suprihanto,P, SH,MH
– Kasat Intelkam AKP Agus Adhitama, SE
– Kasi Humas AKP R.Sormin,S Ag.
– Kapolsek Sibolga Selatan AKP Bremer Hulu.
– Kasie Propam AKP Ifki H Nasution,SH
– Plh. Kasat Samapta Iptu Suyatno.
– Perwira dan Bintara Polres Sibolga
Arahan dan bimbingan dari Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja,SH,SIK terkait Lat Pra Ops Operasi Kepolisian Terpusat Aman Nusa II Toba – Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku Tahun 2022 sbb

– Dasar Pelaksanaan Oprasi yaitu adanya STR dari Kapolda Sumut, unsur pelaksana Operasi : Satgas I Pencegahan yag terdiri dari Subsatgas Intelijen, Subsatgas Binmas, Subsatgas Sabhara, Subsatgas Lantas. Satgas II Penanganan : Subsatgas Sabhara, Subsatgas Urkes (dibantu relawan). Subsatgas III Ban Ops : Subsatgas Logistik, Subsatgas Humas, Subsatgas Kesehatan.
Masing2 yg ter sprint sebagai pejabat Ops dapat memahami tugas yg dilaksanakan dalam pelaksaan Lap Operasi yaitu lap Renggiat dan Hasil giat.

– Tugas Pokok Ops dilaksanakan selama 30 hari yaitu terhitung dari tanggal 04 Juli s/d 02 Agustus 2022 dalam rangka pencegahan dan penanganan Penyakit PMK, dimana pelaksanaannya hampir sama dengan penanganan Covid – 19 harus berkolaborasi dengan Instansi terkait.

– Di Wilayah Kota Sibolga telah dibentuk 4 Tim Vaksinator PMK yg dilaksanakan oleh Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Sibolga
dan telah memvaksin hewan ternak sebanyak 200 ekor, sejauh ini kota Sibolga belum ada ditemukan hewan ternak yg tertular PMK, dalam hal ini kita tetap melakukan pencegahan dengan mendorong Dinas terkait Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Sibolga, BPBD Sibolga dalam menanganan PMK.

– Mengaktifkan kembali pos penyekatan dan PPKM di nota Sibolga, untuk Post PPKM agar bersinergi dengan Babinsa sebagai lini terdepan di Kelurahan.

– Mendorong Dinas terkait untuk melakukan sosialisasi baik dengan memasang baner.

– Populasi hewan ternak di kota Sibolga sejauh ini untuk babi berjumlah 1087 ekor dan  kambing 64 ekor, untuk pelaksanaan Vaksin berikutnya agar dipetakan per Kelurahan dan melakukan sosialisasi kpd masyarakat yg mempunyai hewan ternak.(ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *