SINERGITAS BANK INDONESIA SIBOLGA BERSAMA PIPEBI DAN IPEBI PADA KEGIATAN SOSIALISASI PROGRAM CINTA BANGGA PAHAM RUPIAH BANK INDONESIA DI KONSERVASI PENYU PANTAI PASAR SORKAM

oleh -1,520 views


SINERGITAS BANK INDONESIA SIBOLGA BERSAMA PIPEBI DAN IPEBI PADA KEGIATAN SOSIALISASI
PROGRAM CINTA BANGGA PAHAM RUPIAH BANK INDONESIA
DI KONSERVASI PENYU PANTAI PASAR SORKAM

TaptengĀ  – Keluarga besar Bank Indonesia KPw Sibolga, baik pegawai maupun anggota keluarganya yang
tergabung dalam Persatuan Istri Pegawai Bank Indonesia (PIPEBI) dan Ikatan Pegawai Bank Indonesia
(IPEBI) melakukan kunjungan edukasi ke Kelompok Konservasi Penyu Pantai Pasar Sorkam – Tapanuli
Tengah. Kunjungan dilaksanakan pada hari Sabtu ( 5/02/ 2022) dengan jumlah peserta 35
orang.

Pada kunjungan ini diperoleh pentingnya menjaga lingkungan hidup, melalui edukasi tentang
Pemilahan Sampah, Bahaya Sampah Plastik di Laut dan Konservasi Penyu oleh Pengurus Konservasi Penyu
Pantai Pasar Sorkam. Selain untuk menambah kepekaan sosial, kegiatan ini juga bertujuan agar pegawai
dan keluarga besar BI dapat berperan aktif untuk menjaga lingkungan hidup perairan laut di wilayah
kerjanya, mengingat ekonomi Sibolga dan Tapanuli Tengah ditopang oleh sektor Pertanian, Kehutanan dan
Perikanan dengan persentase sebesar 20,17% untuk Kota Sibolga dan 46,18% untuk Kabupaten Tapanuli
Tengah dari PDRB (BPS Kota Sibolga dan Kabupaten Tapteng).

Kelompok Konservasi Penyu Pantai Pasar Sorkam sendiri telah melakukan aktivitas pengawasan
pantai dan perlindungan penyu sejak tahun 2013. Tahun 2014, kelompok memperoleh legalitas oleh Akta
Notaris Nomor 302, Surat Keterangan Terdaftar (SKT) Nomor 352 BKB-PPM/TT/2014, tanggal 08 April
2014. Pada 03 April 2017, SK Lurah Binas Nomor 17/Sk/KBD/IV/2017, memperoleh penetapan oleh Dinas
Kelautan Perikanan Kab. Tapanuli Tengah melalui SK Nomor 523/348/SKT/XII/2017, dan Kepala Dinas
Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Utara melalui SK Pengelola Nomor 188.4/SK.040/KP3K/I/2018.
Lingkup kegiatan konservasi termasuk pembibitan sekaligus penanaman mangrove dan vegetasi pesisir,
bersih pantai, pengawasan penangkapan penyu, dan juga sosialisasi untuk tidak mengkonsumsi daging
penyu, mengingat penyu termasuk spesies yang dilindungi. Dari tujuh species penyu langka di dunia, enam
diantaranya ada di Indonesia.

Pada kesempatan ini, Bank Indonesia KPw Sibolga memberikan edukasi dan sosialisasi tentang
Cinta Bangga Paham Rupiah (CBPR) kepada Pengurus Konservasi Penyu, anak anak di tingkat SD dan SMP
di wilayah Sorkam serta orang tua dengan jumlah peserta kurang lebih sebanyak 70 (tujuh puluh) orang
peserta.

Edukasi disampaikan secara langsung oleh Tim dari Unit Pengelolaan Uang Rupiah, Sdr. Jupriadi
Panggabean. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan, kebanggaan dan pemahaman yang
lebih baik melalui pengenalan ciri dan cara merawat uang, serta meningkatkan kebanggaan Rupiah yang
tidak terbatas pada alat pembayaran saja namun juga sebagai simbol kedaulatan Bangka dan alat
pemersatu bank.

Selain itu perlunya pemahaman fungsi pentingnya Rupiah dalam perekonomian Indonesia
sehingga masyarakat daapt mengambil peran dalam menjaga stabilitas nilai Rupiah dengan berperilaku
secara bijak dalam bertransaksi, berbelanja dan berhemat.

Pengenalan Rupiah sangat penting dilakukan kepada anak sekolah sejak usia dini guna menumbuhkan kecintaan dan kebanggaannya sebagai simbol kedaulatan negara dan pemersatu bangsa. Antusias para peserta terlihat dari respon mereka melalui
interaksi tanya jawab serta turut serta mempraktikkan cara mengenali keaslian uang rupiah.

Sebagai bentuk apresiasi kepada Pengurus Konservasi Penyu dan masyarakat setempat, PIPEBI
memberikan bantuan berupa 1 (satu) set alat olahraga voli pantai, poster edukasi, krayon, rak dan bukubuku bacaan untuk mendukung program edukasi dan perpustakaan keliling yang dikelola Konservasi Penyu.

Hal ini sejalan dengan dua pilar PIPEBI Sibolga yaitu: Pemberdayaan dan Bantuan Sosial. Sedangkan,
Ikatan Pegawai Bank Indonesia (IPEBI) memberikan bantuan kepada Tim Konservasi Penyu berupa berupa
2 (dua) buah Tab untuk mendukung kegiatan operasional Kelompok Konservasi Penyu. Selain itu, Bank
Indonesia memberikan bantuan secara simbolis berupa mesin pengolah sampah sesuai kebutuhan
kelompok konservasi penyu untuk peningkatan pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat dan
mendukung ekonomi sirkuler di daerah konservasi yaitu memanfaatkan sumber bahan baku dari bahan
yang didaur ulang sehingga sampah yang terbuang dapat diminimalisasi.

Acara ditutup dengan pelepasan tukik (bayi penyu) ke laut oleh Kepala KPw Bank Indonesia
Sibolga, Bapak Aswin Kosotali, Ketua PIPEBI Ny Sitaresmi Aswin, Ketua IPEBI Ibu Wanda Sibagariang dan
seluruh keluarga besar Bank Indonesia disaksikan Lurah Pasar Sorkam, Pengurus Konservasi Penyu, dan
masyarakat setempat.(ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *