
Sibolga – Tim Ekspedisi Cinta Rupiah, kolaborasi Bank Indonesia (BI) perwakilan Sibolga dengan TNI AL Sibolga melaksanakan kas keliling ke pulau terluar, terdepan, dan terpencil (3T) pada Kamis ( 04/11/2021).
Tim tersebut bertolak dari Pelabuhan Pelindo Sibolga menggunakan KRI Bontang-907.”Untuk menjangkau wilayah 3T tersebut, KRI Bontang-907 melaksanakan kas keliling dengan rute Sibolga, Teluk dalam, Pulau Tanah Masa, Pulau Tanah Bala dan Gunung Sitoli, ” ujar Letkol Laut (P) Jerry Henry Manuhutu M. Tr. Hanla komandan KRI Bontang-907.
Sementara itu Asisten Penyelia Perkasan Saddam Husein Pasaribu selaku Ketua Tim Kas Keliling mengatakan Kegiatan kas keliling 3T oleh Tim ekspedisi Cinta Rupiah itu merupakan salah satu program kerja Bank Indonesia untuk menyediakan uang layak edar dalam jumlah nominal yang cukup untuk pulau terluar, terdepan, dan terpencil (3T).
“Program kas keliling 3T tersebut bertujuan menjaga kedaulatan NKRI melalui penggunaan Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah, tim ekspedisi akan mendatangi empat pulau 3T di wilayah Kepulauan Nias yaitu Teluk dalam, Pulau Tanah Masa, Pulau Tanah Bala, Gunung Sitoli dengan estimasi nilai penukaran sebesar 1 Milyar 500 Juta Rupiah,” terangnya.
Saddam juga berharap kegiatan itu merupakan bentuk sinergitas Bank Indonesia perwakilan Sibolga dengan Lanal Sibolga untuk memberikan dampak positif dalam upaya memelihara keutuhan dan kedaulatan NKRI dari sisi pertahanan militer, serta menjaga kedaulatan ekonomi dan kedaulatan rupiah sebagai salah satu simbol negara Indonesia.
Droping kas keliling ke KRI Bontang-907 dan pelepasan tim ekspedisi cinta rupiah yang diketua Asisten Penyelia Perkasan Saddam Husein Pasaribu dengan Anggota Tim Asisten Penyelia Perkasan Aless Mertobelly Hutabarat dan Administrator Perkasan Muhammad Zailani Sinaga dilaksanakan langsung oleh Deputi Perwakilan Bank Indonesia di Sibolga Jona Taruli Sidabalok, beserta Kepala Unit Rudianto B. dan Harry Susanto.(ril)










