SAMBUT RAMADHAN, STIE AL-WASHLIYAH GELAR ISRA’ MI’RAJ NABI MUHAMMAD SAW 1442 H

oleh -2,220 views
Keterangan Foto : Saat Poto Bersama

Tapteng  – Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan Sekolah Tinggi Ekonomie (STIE) Sibolga –Tapteng Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1442 H, dengan mengakat tema “ Jadikan Isra Mi’raj Untuk Menguwatkan Kecintaan Meneladani Aklak Nabi Muhammad SAW” yang dilaksankan di Aula Kampus STIE AL-Washliyah Sibolga- Tapteng, Selasa, (6 /4/2021) pagi.

 

Sambutan Ketua STIE AL-Washliyah Sibolga Tapteng Mansur Tanjung SE,MM

Sebelum acara dimulai, dilakukan pembacaan Ayat Suci AL Qur’a, dalam  Kegiatan tersebut di hadiri oleh Ketua STIE AL-Washliyah Sibolga dan Tapanuli Tengah Mansur Tanjung SE,MM, Mulimat, APA, IGDA,Himmah, Mahasiswa dan Para Staf dan Dosen Kampus STIE, serta Penceramah Ustadz Kondang Chairil Anwar.

 

Dalam sambutannya, Ketua STIE AL-Washliyah Sibolga dan Tapanuli Tengah Mansur Tanjung SE,MM mengatakan dengan momentum peringatan Isra Mikraj kali ini, mari sama-sama kita tingkatkan tali persaudaraan dan jaga akhlaq antar sesama.

 

“ Menjelang Ramadhan, mari kita tingkatkan Iman dan Takwa kita kepada Allah SWT,dikarnakan ini adalah bulan yang di tunggu –tunggu oleh umat islam di seluruh Negeri untuk menimbah pahala,” ujarnya.

 

Dia berharap, semangat Nabi Muhammad SAW bisa menjadi contoh tauladan yang baik bagi para mahasiswa untuk menggapai cita-cita.

 

“Tak hanya dalah meraih masa depan, semangat pantang menyerah yang dicontohkan oleh Rasulullah juga semestinya bisa ditiru dan dilaksanakan setiap hari,” harapnya.

Wakil Ketua II Shafwan Koto SE,MM saat memberikan sambutan

Terpisah, Wakil Ketua II Shafwan Koto SE,MM mengatakan, bahwa peringatan Isra’ Mi’raj sudah sering orang-orang ikuti dan mungkin di usia sekarang ini sudah puluhan kali mengikutinya.

Lantas disaat itulah orang akan tergugah alam rasionalnya dan tergugah alam logikanya. Di mana keimanan seseorang akan bergulat menghadapi sesuatu yang secara sains atau secara teknologi tidak akan terjangkau oleh logika-logika yang ada.

 

“Misalnya kita hidup di zaman Rasulullah yang kita tahu bahwa perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha kalau naik onta butuh waktu sekitar 3 minggu sampai 4 minggu, apalagi kalau pulang pergi sekitar 8 minggu. Tiba-tiba Rasulullah mengatakan hanya sepenggal malam saja beliau diperjalankan sedemikian. Kita berharap momentum ini merupakan cara kita untuk memperbaiki diri lebih baik kedepanya,” ujarnya.

 

Pemateri Ustadz Kondang Chairil Anwar JQ menyampaikan, dalam tausiyahnya sebagai mahasiswa marilah kita senantiasa mengamalkan nilai-nilai dari peringatan Isra Mikraj yaitu sifat Malu. Malu mengunjing orang, malu untuk tidak berprestasi.

 

 

Alumni Jabal Qubis ini juga menyampaikan, bahwa Mahasis STIE AL -Washilyah Sibolga –Tapteng harus bisa lebih meningkat ilmu pengetahuan serta lebih tampil terdepansiap bersaing secara sehat untuk menujukan yang terbaik di tengah masyarakat.

 

 

“ Tidak hanya  tidak harus  kreatifnya saja, karakteristiknya manusianya juga harus lebih modern dengan berpedoman dengan AL-Qur’an dan Hadist ,” tandasnya.(01st)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *